Desain Komunikasi Visual atau biasa disingkat DKV masih merupakan sesuatu yang belum banyak dikenal oleh masyarakat Indonesia. Kebanyakan masyarakat Indonesia lebih mengenal istilah Desain Grafis. Lalu apa itu Desain Komunikasi Visual?
Desain Komunikasi Visual terdiri dari tiga kata. Yaitu kata pertama Desain memiliki arti merencanakan atau merancang. Kata kedua Komunikasi yang artinya menyampaikan suatu pesan dari penyampai pesan kepada penerima pesan melalui suatu media. Kata terakhir adalah Visual yang memiliki makna segala sesuatu yang dapat dilihat dan direspon oleh indera penglihatan yaitu mata.
Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa Desain Komunikasi Visual merupakan seni penyampaian pesan dengan menggunakan bahasa rupa yang disampaikan melalui media berupa desain. Tujuan dari Desain Komunikasi Visual yakni menginformasikan, mempengaruhi hingga merubah perilaku target audience sesuai denga tujuan yang diinginkan. Bahasa yang digunakan berbentuk grafis, tanda, simbol, ilustrasi gambar/foto, tipografi/huruf dan sebagainya yang disusun berdasarkan khaidah bahasa visual yang khas. Isi pesan diungkapkan secara kreatif dan komunikatif serta mengandung solusi untuk permasalahan yang hendak disampaikan.
SEJARAH SINGKAT DESAIN KOMUNIKASI VISUAL
Istilah desain komunikasi visual dikenal di Indonesia pada awal tahun 1980-an. Namun sebenarnya desain komunikasi visual ini dikeluarkan oleh Gert Dumbar seorang desainer grafis asal Belanda pada tahun 1977. Menurutnya desain grafis tidak hanya mengurusi cetak mencetak saja tetapi juga mengatur moving image, audio visual, display dan pameran. Sehingga istilah desain grafis tidaklah cukup menampung perkembangan yang kian luas. Maka dari itu diciptakanlah istilah desain komunikasi visual.
PERBEDAAN DESAIN KOMUNIKASI VISUAL & SENI MURNI
Desain Komunikasi Visual adalah bentuk seni yang penerapannya berlaku secara umum dalam bentuk komunikasi visual. Sedangkan Seni Murni merupaka ekspresi jiwa yang bersifat individual, subjektif, dan lebih ditujukan kepada kepuasan terhadap karya, bukan terhadap fungsi.
Seni bersifat individual dan berorientasi kepada ekspresi dan kepuasan dari pembuatnya. Sedangkan desain grafis berorientasi kepada kegunaan atau fungsinya. Hal itulah yang membuat desain komunikasi berbeda dengan seni murni.
ELEMEN-ELEMEN DESAIN KOMUNIKASI VISUAL
- Tata letak Perwajahan (Layout)
- Tipografi
- Ilustrasi
- Simbolisme
- Warna
- Animasi
- Suara
Daftar Pustaka
2008. Mengenal Desain Komunikasi Visual. https://gogorbangsa.wordpress.com/2008/09/15/mengenal-desain-komunikasi-visual/. 13 November 2016.
Desainstudio. 2010. Perbedaan Desain Grafis & Seni Murni.
http://www.desainstudio.com/2010/07/beda-desain-grafis-dan-seni-murni.html. 13 November 2016.
2010. Elemen-elemen Desain Komunikasi Visual. https://belajarmultimedia.wordpress.com/2010/09/16/elemen-elemen-desain-komunikasi-visual/. 13 November 2016
Tidak ada komentar:
Posting Komentar